Manajemen Pengembangan Diri

Manajemen Pengembangan Diri - Pengembangan diri dari tiap manusia itu bersifat dinamis, alias berubah dari hari ke hari. Manusia sewajarnya perlu memanajemen dirinya sendiri guna menjadi pribadi yang lebih baik, dan memberi perubahan bukan hanya pada dirinya sendiri, melainkan juga lingkungan di sekitarnya.

Perhatikan sajak berikut yang berjudul "The Winner"!

Aku tidak memilih menjadi insan biasa.
Memang hakku menjadi luar biasa.
Aku mencari tantangan bukan perlindungan.
Dan siap menghadapi resiko yang telah kuperhitungkan.
Dengan gagah berani aku hadapi dunia.
Dan berkata inilah karyaku.
Segalanya ini memberi makna bagi seorang insan.
Tujuan hidup mengarahkan langkahku.
Iman meneguhkan hatiku.
Kemajuan adalah sumber energiku.
Keuletan menerjang habis rintangan.
Langkahku tak bisa dihentikan.
Aku adalah juara.

Apa makna sajak tersebut? Berikut adalah ulasan tiap baris pada sajak "The Winner" versi saya.

"Aku tidak memilih menjadi insan biasa."
Pada baris ini, kita dituntut untuk membuat pilihan. Kita sebagai manusia, untuk ke depannya bisa menjadi lebih baik, atau yang biasa saja, atau malah menjadi pribadi yang buruk? Sebagai manusia yang ingin membuat perubahan, kita tidak boleh menjadi orang yang biasa-biasa saja.

"Memang hakku menjadi luar biasa."
Pada baris ini, ditegaskan bahwa kita harus menjadi orang yang luar biasa. Orang yang hebat adalah orang yang bisa memanajemen dirinya sendiri. Dengan pengendalian diri yang baik, maka diri kita akan berubah menjadi lebih baik, dan perubahan baik pada dirinya sendiri akan membuat perubahan yang baik pula di sekitarnya.

"Aku mencari tantangan bukan perlindungan."
Pada baris ini, ditegaskan bahwa menjadi manusia yang hebat tidaklah mudah. Untuk bisa mengubah dunia, kita harus memulainya terlebih dahulu dari sendiri. Dengan adanya tantangan untuk memacu pengembangan diri, kita akan naik ke level yang lebih tinggi untuk menjadi manusia yang luar biasa.

"Dan siap menghadapi resiko yang telah kuperhitungkan."
Manusia yang ingin membuat perubahan besar, haruslah siap dengan segala resiko yang akan dihadapinya. Seiring dengan keinginan yang besar, menghadanglah rintangan yang besar pula. Bila kita ingin mengubah diri kita menjadi lebih baik, kita harus bisa melampaui dinding yang menghalangi kita. Dan bila kita ingin mengubah dunia, kita juga harus siap melampaui dinding yang lebih besar lagi.

"Dengan gagah berani aku hadapi dunia."
Hadapi segala rintangan yang ada. Lampaui dinding yang menghalangi jalan kita untuk maju ke arah yang lebih baik. Kita harus bisa melangkah dengan gagah, tanpa menyisakan ruang untuk keraguan. Orang yang ragu-ragu tidak akan berani mengambil langkah pertamanya.

"Dan berkata inilah karyaku."
Setelah semua rintangan berhasil kita lewati, tunjukkan hasil yang telah kita capai. Buktikan bahwa kita mampu untuk menjadi orang hebat! Kita serukan bahwa kitalah orang yang akan membawa perubahan.

"Segalanya ini memberi makna bagi seorang insan."
Bila kita menengok ke belakang, kita akan menyadari bahwa menjadi orang yang hebat tidaklah instan. Selalu ada proses panjang yang menggiring manusia kepada hasil yang memuaskan. Dimana ada proses, disitu ada hasil. Semua perjalanan kita untuk menjadi orang yang hebat sangatlah penting dan memberi makna yang mendalam akan susahnya membawa perubahan.

"Tujuan hidup mengarahkan langkahku."
Setiap orang butuh yang namanya tujuan untuk berani melangkah. Orang tetap berjuang untuk hidup karena mereka memiliki tujuan hidup. Tujuan hidup itulah yang membawa kita sampai sejauh ini.

"Iman meneguhkan hatiku."
Niat serta keyakinan akan menjadi landasan seseorang untuk terus maju dan bertahan melewati rintangan yang ada. Bila hati tidak teguh, maka kita akan dengan mudah jatuh di tengah jalan, tanpa bisa melangkah lebih jauh lagi.

"Kemajuan adalah sumber energiku."
Langkah demi langkah kita lewati untuk mencapai hasil yang diinginkan. Setiap kemajuan yang berhasil kita buat, akan memberi dorongan untuk terus maju, dan tidak berhenti di tengah-tengah jalan.

"Keuletan menerjang habis rintangan."
Untuk membawa perubahan besar, kita harus punya sifat pantang menyerah. Ulet merupakan sifat yang penting dalam diri kita untuk bisa meraih apa yang kita inginkan. Bila ingin menjadi orang hebat, terjang semua rintangan.

"Langkahku tak bisa dihentikan."
Dengan semua usaha yang kita lakukan secara maksimal, maka hasilnya akan lebih mudah diraih. Proses tidak akan mengkhianati hasil. Bila kita sudah berjuang keras, maka langkah kita menjadi orang yang hebat tidak akan bisa dihentikan.

"Aku adalah juaranya."
Kita semua adalah juara untuk diri kita sendiri. Orang yang bisa memanajemen dirinya dengan baik, maka dia adalah juaranya.

WHO AM I?
Pernahkah kita berrpikir bahwa sejatinya siapa diri kita ini? Apa peran kita dalam dunia ini?

1. Penonton
Orang yang melihat suatu kejadian.
2. Obyek
Orang yang mengalami suatu kejadian.
3. Buta
Orang yang tidak tahu apa-apa tentang suatu kejadian.
4. Pelaku
Orang yang melakukan suatu kejadian.

Diantara keempat klasifikasi diatas, mana yang mewakili diri kita? Sebagai orang yang berkeinginan membawa perubahan, kita harus bisa mengubah diri dari yang hanya sekedar penonton, menjadi pelaku. Daripada mengikuti arus, lebih baik kita ciptakan arus kita sendiri.

KRITERIA ORANG HEBAT?

1. Punya tujuan atau mengetahui apa yang diinginkannya.
2. Berani mengambil resiko yang ada.
3. Percaya diri.
4. Berkemauan kuat.
5. Berpikir positif.
6. Pantang menyerah.
7. Bertanggung jawab.

PENYEBAB ORANG GAGAL?

1. Kurang hasrat.
2. Kurang arah.
3. Kurang dedikasi.
4. Kurang tekun.

Nah itu tadi manajemen pengembangan diri yang dapat saya kutip dari materi AKTIF 2016 (Aktualisasi Kader Teknik Informatika).

0 comments:

Posting Komentar

Hargai penulis dengan memberikan komentar yang baik dan mengklik iklan yang ada

Rules komentar :
1. No SPAM
2. No live link (link aktif)
3. Jika bertanya gunakan akun yang terdaftar
4. Komentar yang tidak pantas akan dihapus oleh admin

 
Top